Takut kehilangan
Padahal diriku
Bukan siapa siapa bagimu
Aku mengenalnya didumay
Aku hanya berbicara dengannya melalui kata yang tak bersuara
Ku pandangi senyumnya lewat foto yang dikirimnya
Entah sejak kapan rasa itu mulai ada
Aku tidak tahu
Mungkin awalnya aku tidak begitu peduli pada semua statusnya
Sama halnya dengan yang lain, lewat dan berlalu
Tapi tiba-tiba aku merasakan dia istimewa
Aku terpana saat dia menuliskan sebuah aksaranya
Hanya sebuah canda dan tawa yang mugkin baginya tak berarti apa-apa
Ku anggap semuanya biasa saja
Tapi hati terkejut dan mulai menerka
Dia menjeratku dengan sebuah lantunan syair, kata dan canda yang bahkan sangat garing
Terlarut aku, hingga semua kalimatnya terasa sangat bermakna
Semua terasa menjadi kata yang keluar dari hatinya
Tak sadar aku merasakan sesuatu
Dia terasa berbeda dari awalnya
Tulisannya yang tiba-tiba dipenuhi nuansa cinta terkadang membuatku curiga
Adakah kata-kata itu untukku..?
Apakah aku yang dia tuju..?
Tapi dia menulis sebuah nama..
Dan itu bukan namaku yang ia lontarkan
Pupuslah harapanku..
Aku kesal padanya...
Dia mulai buatku membencinya
Ku merasa dipermainkan...
Aku jadi pusing sendiri..
Aku kesal. marah, sedih, dan bingung sendiri..
Dan yang terlebay... aku patah hati..
Aku merasa diriku lucu..
Tapi kadang aku sungguh merasa tersiksa oleh rasa itu
Dan akhirnya kuputuskan
Aku tak ingin mengenalnya lagi
Ku buang dia dari pertemanan
Ku hapus semua tulisan dan pesan yang berisi namanya
Ku katakan pada diriku sendiri
Bahwa rasa yang kupunya untuknya adalah sesuatu yang tak bermakna
Hanya cinta semu dalam dunia maya
